Kebetulan teman-teman kontrakan
sudah tidur ya menulislah yang sering jadi jembatan saya untuk refleksi buah
pikir.
Bicara
mengenai spesial, ada sebuah cerita. Cerita tentang seseorang yang spesial dan
membuat banyak belajar darinya. Manusia lahir ke dunia ini dengan karakter dan
kondisinya masing-masing. Alangkah kreatif penciptanya sehingga membuat mereka
manusia berbeda satu sama lain.
Manusia
terdoktrin sebagai makhluk yang cerdas sehingga mereka mampu menciptakan faham
dan kebiasaanya sendiri. Kebiasaan yang cenderung malah membuat mereka tampak
sama,padahal awalnya diciptakan berbeda. Kecenderungan untuk berusaha mencapai
tingkat kehidupan yang lebih sejahtera. Bahkan dekade ini hadir dengan membawa
berbagai macam media sosial yang membuat manusia memiliki “tambahan visi” agar
ingin dilihat orang lain. Lagi-lagi cenderung mengejar kesamaan.
Uniknya beberapa waktu yang lalu
saya tertarik dan memilih untuk mengenal sudut pandang spesial yang melekat
pada diri seseorang. Sudut pandang yang sering berbeda. Ya. Aneh! Tapi
menyenangkan sekali bertemu manusia semacam itu. Dia banyak belajar dari apapun,dari siapa
pun, dan di manapun. Saya adalah orang yang banyak bicara dan dia banyak mendengarkan.
Saat banyak mencari,dia perbanyak memberi.
Lalu
dia apa? Bukan Manusia? Tidak, bukan seperti itu maksudnya. Tidak pernah
menganggap dia seperti manusia pada umumnya. Kenapa? Karena dia berbeda. Tidak
umum. Jauh dari kata umum. Tapi sangat dekat dengan kata biasa. Dia adalah
manusia biasa. Sangat biasa, sangat sederhana, dan saya memanggilnya enggar.
Happy Anniversary.
Bryansetio
Selamat ulang taun juga ya mz...jangan pernah lupa😘😘
BalasHapusiya... ulang taunmu nggak lupa kok mas. hehe. terima kasih sudah baca vincen
BalasHapustop
BalasHapus