Lima hari terakhir, saya singgah di kota ini.
Sebuah kota yang tidak pernah tidur.
Sebuah kota yang tidak pernah berhenti belajar.
Sebuah kota yang tidak pernah lengang dari riuhnya kendaraan
motor.
Sebuah kota yang tidak pernah sepi pendatang untuk mengadu
nasib.
Sebuah kota yang dinamis.
Sebuah kota yang selalu dikutuk oleh penduduknya sendiri saat
jam pulang kantor menjelang.
Sebuah kota yang rindu akan sejuknya udara pagi.
Sebuah kota yang anak kecilnya susah melihat bintang karena
tertutup oleh gedung-gedung pencakar langitnya.
Sebuah kota yang hanya sementara.
Bryansetio
Tidak ada komentar:
Posting Komentar